Sunday, April 2, 2017

Strategi Pencapaian Visi Misi Prodi Pendidikan bahasa Inggris

Strategi Pencapaian Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris STKIP PGRI Nganjuk 2016 – 2020:

  1. Strategi agar mahasiswa lulus tepat waktu dan mencapai target IPK yang diharapkan adalah menyelenggarakan kuliah dalam kelas maksimal 30 mahasiswa oleh tim dosen pengajar. Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan intensitas interaksi dosen-mahasiswa. 
  2. Strategi perbaikan nilai bagi mahasiswa dan mencegah kegagalan studi: untuk mahasiswa yang mendapat nilai yang kurang (Nilai C atau D) atau tidak lulus (Nilai E) adalah dengan membuka kelas untuk setiap mata kuliah tersebut pada semester pendek. Hal ini untuk menghindari mahasiswa tertunda kelulusannya, karena ada mata kuliah yang belum lulus. Kesempatan yang sama juga diberikan kepada mahasiswa yang berminat memperbaiki nilai.
  3. Strategi agar mahasiswa dapat menyelesaikan skripsi tepat waktu yaitu capaian waktu penyelesaian skripsi rata-rata 4 sampai 6 bulan adalah dengan memberikan kemudahan bagi mahasiswa untuk melakukan konsultasi dengan dua orang pembimbing. Selain itu juga proses konsultasi dan pembimbingan dilakukan di lokasi kampus Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris STKIP PGRI Nganjuk. Untuk meningkatkan komitmen mahasiswa dalam penyelesaian skipsi tepat waktu dan intensitas pembimbingan, mahasiswa dan pembimbing menyepakati kontrak masa penyelesaian skripsi yang telah disusun bersama.  
  4. Strategi meningkatkan softskills lulusan dilakukan dengan kegiatan antara lain Pengembangan Karakter dan Kepribadian Mahasiswa (PKKM), Pengembangan Potensi Diri, diskusi ilmiah, mengundang alumni, pakar atau motivator untuk lebih meningkatkan kepercayaan diri dan wawasan mahasiswa (selain yang menyatu dengan mata kuliah), bimbingan teknis, melibatkan mahasiswa dalam pengabdian kepada masyarakat. 
  5. Strategi meningkatkan motivasi pembelajaran bagi dosen dan mahasiswa yaitu dengan menyiapkan sarana dan prasarana seperti referensi bahan kuliah, petunjuk perkuliahan, hand out yang dibuat dosen bagi seluruh mahasiswa. Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris STKIP PGRI Nganjuk memberikan insentif bagi dosen/tim dosen yang membuat bahan ajar atau merevisi bahan kuliah/hand out untuk menjadi bahan ajar. Selain itu, perpustakaan dilengkapi dengan textbook terbitan tahun terakhir yang dapat dibaca/dipinjam. Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris STKIP PGRI Nganjuk juga menyediakan laboratorium komputer dengan 20  unit komputer untuk akses internet bagi mahasiswa. Di samping itu seluruh area kampus berakses internet via WIFI dan dapat diakses oleh mahasiswa. Langganan jurnal yang dikoordinasi oleh perpustakaan Sekolah Tinggi, serta dapat diakses oleh sivitas akademika di lingkungan kampus.
  6. Strategi peningkatan prestasi mahasiswa adalah dengan memberikan motivasi dan fasilitas serta penghargaan yang memadai untuk mengikuti dan mengadakan program ekstra kurikuler dalam bidang ilmiah. 
  7. Strategi peningkatan kualitas SDM adalah dengan melakukan penataan SDM sesuai dengan peraturan kepegawaian, struktur organisasi dan Tata Pamong STKIP PGRI Nganjuk. Pembinaan dan pengembangan staf akademik dilakukan melalui kebijakan untuk memberi kesempatan staf penunjang mengikuti pendidikan bergelar di luar jam kerja (izin belajar atau tugas belajar), sedangkan pendidikan dosen dimotivasi dan difokuskan pada program bergelar (S3) di dalam negeri. Kebijakan institusi dalam pengembangan staf juga dilakukan melalui pelatihan, seminar, workshop. Dana yang digunakan untuk program pengembangan staf diperoleh dari Sekolah Tinggi, maupun beasiswa dari pemerintah.
  8. Strategi peningkatan mutu adalah dengan adanya kebijakan institusi untuk membentuk dan memberdayakan Tim Penjaminan Mutu Akademik. Tim  Penjaminan Mutu Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris STKIP PGRI Nganjuk telah bekerja sejak penjaminan mutu disyaratkan oleh Kemenristekdikti. Pada tingkat Sekolah Tinggi terdapat Unit Penjaminan Mutu (UPM), pada tingkat Program Studi terdapat Gugus Kendali Mutu. Pedoman dan prosedur penjaminan mutu yang telah ditetapkan dijalankan secara konsisten. Diharapkan dengan melaksanakan sistem penjaminan mutu ini akan dapat menjamin tercapainya target mutu secara konsisten. 
  9. Strategi pengembangan kerjasama melalui jalur joint-research, joint-seminar dan joint-conference, baik dalam skala nasional maupun internasional telah dilakukan dengan berbagai institusi pendidikan atau institusi terkait di dalam  negeri maupun luar negeri. Kerjasama di tingkat nasional dikemas dalam berbagai bentuk kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat, misalnya instansi pendidikan tinggi lainnya dan pemerintahan.
  10. Strategi mengembangkan kemampuan penelitian yang relevan untuk pengembangan sumberdaya yang berkelanjutan dilakukan dengan memberikan pelatihan penyusunan usul penelitian, serta pendanaan yang bersifat kompetitif.
  11. Strategi peningkatan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan penyediaan dana dari Sekolah Tinggi, serta kerja sama dengan instansi pemerintah dan swasta. Bentuk pengabdian kepada masyarakat adalah konsultasi ahli, pemberian saran/usul alternatif kebijakan, kursus/pelatihan, dan peningkatan kualitas aparatur negara. 
  12. Strategi mengembangkan pola pembelajaran yang seimbang antara kemampuan akademik (hard skill) dan kemampuan soft skill, yaitu melalui Pengembangan Karakter dan Kepribadian Mahasiswa (PKKM) Program Mahasiswa Wirausaha (PMW), dan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM).
  13. Strategi meningkatkan peran jaringan alumni dalam meningkatkan kegiatan akademis dan non akademis yang melibatkan alumni baik dalam bentuk seminar, lokakarya, penyediaan sarana prasarana, dan bantuan pendanaan.


No comments:

Post a Comment

Back to Top